PUSAT KREATIFITAS KOMUNITAS PEREMPUAN ADAT DOROMENA DIBANGUN

Jurnal; Pencanangan Kebangkitan Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura

Keberpihakan terhadap orang asli Papua yang di terjemahkan dalam  Visi -misi  bupati Kabupaten Jayapura,Mathius Awoitau.SE. M.si , untuk mengangkat kearifan loka sebagai bentuk dari pelestarian nilai-nilai budaya masyarakat pribumi, membuahkan hasil yang signifikan,hal ini terwujut  hingga masyarakat dipelosok-pelosok Kabupaten Jayapura,salah satu bentuk nyata dari  kebijakan tersebut yaitu  adanya  program-program yang berpihak kepada kaum perempuan adat,yang terstruktur rapih dalam sistim keorganisasiannya.

Dominasi Para Pria dalam kgiatan-kegiatan resmi

Umumnya Perempuan dipapua sulit mendapat ruang dalam suatu tatanan adat, khusus di daerah hukum adat Tabi, yang melingkupi wilayah kabupaten,jayapura,keerom,kota jayapura,sarmi,mambramo rata-rata mengalami perlakukan yang sama secara budaya atau adat istiadat setempat.

Perempuan adat di dataran tabi,sejak turun temurun sulit mendapat kesempatan untuk beraktifitas,berorganisasi,menjadi pemimpin,berpolitik dan lain-lain sebagainya. Dalam semangat Pengimplementasian amanat Undang-undang Desa,secara spesifik di kalangan masyarakat adat kali ini  perempuan adat Doromena telah diberikan ruang untuk mendedikasihkan dirinya sesuai dengan kemampuan,kreatifitas, yang mereka miliki untuk membangun keluarganya sendiri.

Pemimpin Tarian

Di kampung Doromena, telah dibentuk Komunitas Perempuan Adat Kampung Doromena, yang bernaung di bawa Otoritas Keondowafian (Pemimin Adat ) setempat, Perempuan kampung doromena mempunyai karakteristik yang berbeda, prinsip semangat berjuang untuk mensejahterahkan keluarganya adalah hal yang paling utama setiap hari secara turun-temurun,sikap pantang menyerah terlihat jelas dari aktifitas berkebun, penjualan hasil hutan sayuran-sayuran,Buah-buahan  ke pasaran yang umumnya ditangani langsung oleh kaum perempuan.

Bangunan Pusat kegiatan Perempuan adat Kampung Doromena

Dalam konteks Gender, Pemerintah kampung setempat telah mengalokasihkan anggaran yang bersumber dari ADD tahun 2017 Tahap pertama untuk membangun Infrastruktur penunjang berupa  Gedung atau balai pertemuan Perempuan Adat, Guna Melakukan aktifitas yang telah direncanakan dalam program kerja untuk pengembangan kegiatan dan ketrampilan-ketrampilan yang dimiliki setiap individu bahkan kelompok kreatifitas yang ada di kampung doromena.

Pendamping Distrik

Perempuan harus dijadikan  mitra kerja dengan laki-laki dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, ungkap Sopia Serontou (Pendamping Distrik) disela-sela kegiatan Musrenbang Tahun 2018 yang telah dilaksanakan tanggal 20,februari 2018 lalu,ia menambahkan bahwa dalam mewujutkan masyarakat sejahtera mebutuhkan semua pihak untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan, dari kebijakan pemerintah kampung ini, saya berharap perempuan adat kampung ini dapat mengaplikasihkan dirinya dengan segala kreatifitas-kreatifitas yang  benar-benar mampu mengangkat nama baik kampung dan mampu mendatangkan keuntungan  bagi para kreator-kreator tersebut.

Kepala Pemerintah Kampung

Kepala kampung dormena Bpk.Thomas Yanggroseray berharap,dengan bantuan awal dalam bentuk sarana yang ada ini,para perempuan-perempuan ini nyaman untuk berkreasih, Pihaknya juga akan mendorong terus semua jenis kegiatan yang akan di programkan dengan kucuran anggaran yang masuk ke kampung nantinya.(Yau)

2 Komentar

  1. Luar biasa, sy memberikan apresiasu kepada pihak KPK Dormena dan juga penfampung distik, sudah waktux perempuan diberikan ruang yg cukup untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan, tangan2 terampil dr para perempuan hebat bisa menghasilkan karya dan yg akan mengharumkan kampung, bahkan meletakan dasar bg generasi pewarisx, Salam kebangkitan Perempuan Adat, Poi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*